Manager Pt Pln Cabang Maluku Tenggara Program Listrik Menyala 24 Jam di Kei Besar Sebagai Upaya dan Kerja Keras Bupati Malra

Manager Pt Pln Cabang Maluku Tenggara Saat diWawancara Sejumlah Media diwilaya Kei Besar
Alex J Manuhua Manager Pt Pln Cabang Maluku Tenggara Saat diWawancara Sejumlah Media diwilaya Kei Besar

Teknik.Id, Maluku Tenggara – Manager PT PLN Cabang Maluku Tenggara, Alex J Manuhuwa, Mengatakan Program Listrik Menyala 24 Jam di Kei Besar Merupakan Upaya dan Kerja Keras Bupati Malra yang tak henti-hentinya menjalin komunikasi dan kordinasi dengan pihak Pln.

Manager Unit Pelayanan Perusahan Listrik Negara (PLN) wilayah Maluku Tenggara, Alex J. Manuhuwa menyatakan, elektrifikasi aliran listrik 24 jam di wilayah Kei Besar akan secepatnya terealisasi dalam waktu dekat ini.

Namun butuh optimisme tersebut dapat terwujud apabila ada dukungan dari warga setempat dimana Pemda Malra sangat optimis agar listrik Kei Besar harus menyala 24 jam.

Tamba Manuhua, kerusakan asset jaringan listrik pada umumnya disebabkan oleh adanya keberadaan pohon-pohon ataupun tumbuhan yang menghalangi proses aliran listrik itu sendiri.

“Masyarakat harus bersinergi dalam mendukung program yang dilakukan saat ini, karena ini juga untuk kebutuhan masyarakat setempat. Jadi kalau masyarakat mau menikmati penuh jaringan listrik secara continue selama 24 jam, maka tolong bantu kami dengan merelakan pohonnya dipangkas atau ditebang dan tidak menghalang-halangi program kerja ini,” ujar Alex Manuhua kepada awak media di Elat, Selasa 9 Mei 2020.

Untuk itu, ia memastikan waktu secepatnya, listrik di wilayah Kecamatan Kei Besar dapat menyala 24 jam.

Termasuk beberapa Desa di wilayah Kecamatan Kei Besar Utara Barat.

“Untuk beberapa desa di wilayah kecamatan Kei Besar Utara Barat, jaringan listriknya sudah dibangun sejak tahun 2017. Namun, belum bisa dioprasikan karena tidak mencukupi daya mesin PLN yang dipakai selama ini,” katanya.

Manuhua menjelaskan, mesin pembangkit listrik yang saat ini sudah berada di Elat dan akan digunakan nantinya merupakan mesin berkekuatan 2 mega watt.

Mesin tersebut adalah mesin yang pernah digunakan di PLTD Langgur.

“Dengan adanya mesin 2 mega watt ini, pastinya sudah mencukupi untuk melayani Menerangi kei Besar 24 jam ke semua Desa yang telah terpasang jaringan,” tandasnya

Manuhuwa menegaskan, penyalaan listrik di wilayah Kei Besar belum dapat 100% teraliri ke semua desa.

Mengingat belum semua desa terpasang jaringan.

Menurut Alex, saat ini dua wilayah kecamatan di bagian selatan Kei Besar sudah dalam tahapan pembangunan jaringan.

Termasuk power house/Rumah Mesin juga sudah siap untuk penempatan mesin.

Selain itu, Manuhua mengatakan, dirinya telah melakukan Sosialisasi dan pendekatan dengan12 kepala ohoi di wilayah kecamatan Kei Besar Utara Barat.

“Mereka sudah siap mendukung program ini, khusunya dalam hal penebasan pohon. Saya juga akan mengirimkan tim ke wilayah tersebut untuk melakukan pararel penyambungan,” ujarnya.

Terkait penyambungan, kata dia, dirinya telah berkoordinasi dengan camat dan kepala-kepala ohoi setempat.

Apabila biaya administrasi telah diselesaikan, pihaknya akan melakukan tahapan penyambungan ke setiap rumah warga.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Baru saja 4 bulan Jabat Kapolres Alfaris Berasil Turunkan Angka Kejahatan diwilaya hukumya

Dua Tim Medis Covid-19 di Papua Ditembak Kelompok KKB, Satu Meninggal

Momen Idulfitri, Biarawati di Jember Nyanyikan Lagu Nuansa Islami

Viral, Aksi Pria Paruh Baya Seorang Diri Buka Pembatas Jalan

Warga Mengamuk Gegara Dilarang Kepala Desa Salat Idulfitri Berjamaah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar