ABK Diisukan Corona, Warga Panik, Ini Penjelasan Danlanal Tua

Terkini. Id, Kota Tual - Komendan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tual I Gusti Putu Wisnawa membantah isu tentang  Informasi Anak Buah Kapal ABK Sukaria 01 yang terinfeksi Virus Corona, menurutnya Perjalanan dari daerah asal ke Kota Tual membutuhkan waktu 21 hari, sehingga jika ada ABK yang terinfeksi maka pasti sudah ada yang meninggal lantaran tidak ada pertolongan,ujarnya kepada awak media Kamis 21 Mei 20.  Selain itu, kami juga telah mengecek riwayat Kesehatan Nahkoda dan ABK, dan salah satu dari mereka berinisial AF mengalami gangguan pernafasan Asma sejak kecil, sampai dengan sekarang, dan itu bukan alasan untuk tidak di lakukan pemeriksaan dan tetap hasil pemeriksaan kami kirim untuk mengetahui hasil swabnya,terang Gusti.    Gusti juga mengatakan, saat ini pihaknya sedang menunggu perhubungan untuk mengirim hasil swabnya ke Ambon, selain itu para Nahkoda dan ABK juga secara sadar malam ini akan meninggalkan Daerah ini, karena keamanan dan kenyamanan daerah ini sangatlah penting.    Lanjutnya, saya telah berkoordinasi dengan Walikota Tual, sehingga apa pun hasil pemeriksaannya mereka harus menghargai Daerah ini, selain itu saya juga ingin menegaakan bahwa tidak ada ABK yang di karantinakan pada Pangkalan TNI Angkatan Laut, itu berita Hoax. tegasnya Gusti Kepada Sejumlah awak media   Danlanal Kota tual Berharap agar masyarakat di dua daerah ini tidak usa panik saat mendengar informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab,langsung ketim Gugus tugas Covid 19, tanyalah informasi yang benar kepada mereka.sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah tengah Masyarakat, harapnya.
Komendan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tual I Gusti Putu Wisnawa membantah isu tentang Informasi Anak Buah Kapal ABK Sukaria 01 yang terinfeksi Virus Corona

Terkini.id, Kota Tual – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tual I Gusti Putu Wisnawa membantah isu tentang Informasi Anak Buah Kapal ABK Sukaria 01 yang terinfeksi Virus Corona.

“Perjalanan dari daerah asal ke Kota Tual membutuhkan waktu 21 hari, sehingga jika ada ABK yang terinfeksi maka pasti sudah ada yang meninggal lantaran tidak ada pertolongan,” ujarnya kepada awak media Kamis 21 Mei 2020.

“Selain itu, kami juga telah mengecek riwayat Kesehatan Nahkoda dan ABK, dan salah satu dari mereka berinisial AF mengalami gangguan pernafasan Asma sejak kecil, sampai dengan sekarang, dan itu bukan alasan untuk tidak di lakukan pemeriksaan dan tetap hasil pemeriksaan kami kirim untuk mengetahui hasil swabnya,” terang Gusti.

Gusti juga mengatakan, saat ini pihaknya sedang menunggu perhubungan untuk mengirim hasil swabnya ke Ambon, selain itu para Nahkoda dan ABK juga secara sadar malam ini akan meninggalkan Daerah ini, karena keamanan dan kenyamanan daerah ini sangatlah penting.

“Saya telah berkoordinasi dengan Walikota Tual, sehingga apa pun hasil pemeriksaannya mereka harus menghargai Daerah ini, selain itu saya juga ingin menegaakan bahwa tidak ada ABK yang di karantinakan pada Pangkalan TNI Angkatan Laut, itu berita Hoax,” tegas Gusti kepada sejumlah awak media.

Danlanal Kota Tual Berharap agar masyarakat di dua daerah ini tidak panik saat mendengar informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab, langsung ke tim Gugus tugas Covid 19.

“Tanyalah informasi yang benar kepada mereka.sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah tengah masyarakat,” harapnya.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

270 liter Miras Berasil Digagalkan Satnarkoba Polres MalraIni Komitmen Kapolres Malra

Polres Malra Melalui SatNarkoba Gagalkan 270 liter Miras Jenis Sopi

Tak Meminta Maaf Ansor Resmi Lapor Oknum Anggota DPRD ke Polres Malra

54 Botol Miras Jenis Sopi Digagalkan Polsek Key Besar Yang Hendak Dibawa ke Tual

Ketua PWI Malra Kecam Tindakan Oknum yang Menghalangi Tugas Wartawan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar