Melalui Negosiasi oleh Aparat Akhirnya Jalan Utama Kota Tual Malra Dibuka

Terkini.id, Kota Tual – sempat ditutup warga kiom sejak pukul 18.30 WIT, ruas jalan wearhir kota tual menuju Kab Malra usdek, akhirnya dibuka. Sabtu 28 Agustus 2021.

Sesuai informasi yang dihimpun media ini dari warga yang menutup akses ruas jalan tersebut, pemblokiran akses publik ini dampak dari kekesalan warga kiom karena listrik yang tak kunjung dinyalakan sesuai janji, setelah 1×24 jam dipadamkan pihak PLN Tual.

Menengahi permasalahan antara warga dan PT.PLN Persero cabang Tual, Kapolres Tual AKBP Dax Emmanuelle Samson Manuputty, SIK yang diwawancarai usai pembukaan blokir ruas jalan mengatakan, selama kurang lebih 4 jam, pihaknya bersama Wakil Walikota Tual Dandim 1503 tual  bernegosiasi dengan warga terkait hal tersebut.

Manuputty menjelaskan, warga hanya menuntut agar listrik kembali dinyalakan karena sudah sangat merugikan masyarakat.

“Polri dalam hal ini kami polres tual sebagai penengah antara warga dan PLN Tual, dimana warga menyanggupi pembukaan akses jalan jika lampu dinyalakan kembali karna sudah sangat meresahkan warga, dan setelah melewati negosiasi berjam-jam akhirnya jam 22.00 wit, warga membuka blokade kayu dari tengah jalan raya dengan sukarela karena PLN menyanggupi permintaan.”

Disinggung soal pengamanan, Manuputty menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi yang ada, dan jika diperlukan, anggotanya akan tetap berada dilapangan.

“Polres Tual menjamin keamanan setelah pembukaan akses jalan malam ini, anggota akan terus kami siagakan dengan memantau situasi yang ada, pastinya kami tetap melakukan langkah preventif dan persuasif dengan warga, karena tugas kami adalah mengamankan dan menjaga situasi tetap kondusif.”

Manuputty berharap, kedepan tidak ada lagi hal-hal seperti ini dan jika bisa dibicarakan dengan duduk bersama. Dirasa hal itu akan lebih berdampak baik bagi semua pihak.

Manuputty juga menambahkan, terkait persoalan ganti rugi lahan yang juga disinyalir sebagai salah satu alasan jalanan diblokir warga, adalah masalah internal antara PLN dan ahli waris sebagai masalah perdata, dimana pihaknya tidak akan ikut campur untuk itu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih berada disekitaran daerah wearhir dan kiom, Kota Tual, demi memantau perkembangan situasi serta penertiban arus lalu lintas yang sempat macet terkendala pemblokiran ruas jalan tersebut

Bagikan