Kabag Humas Tual Klarifikasi Larangan Wartawan Liput Kunker Menko Marves

Terkini.id, Kota Tual – Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Tual, M. Ohoiuf, menyampaikan permohonan maaf atas miskomunikasi dan miskoordinasi peliputan oleh media massa saat kunjungan kerja Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan di PT Samudera Indo Sejahtara (SIS) Desa Ngadi, Kecamatan Dullah Utara, pada Rabu 6 Oktober 2021.

Menko Marves berkunjung ke PT SIS dalam rangka ekspor perdana ikan dari Kota Tual, Propinsi Maluku.

Saya sampaikan permohonan maaf kepada teman- teman wartawan, yang jelas kami tidak pernah larang wartawan laksanakan kegiatan jurnalistik, saat kunjungan Menko Marves di PT SIS, kata Ohoiuf kepada wartawan di Hotel Villia Langgur.

Ia mengaku insiden yang terjadi akibat tidak ada komunikasi dan koordinasi intensif, dan hal itu menjadi bahan evaluasi agar ke depan diperbaiki.

Kami bersyukur dan berterimakasi kepada teman teman media massa datang mempublikasikan berbagai hal terkait pembangunan Kota Tual demi kesejahteraan masyarakat. Jadi sekali lagi tidak benar kami melarang wartawan liput kegiatan Menko Marves, katanya tegas.

Ia menuturkan, kebijakan peliputan dari jarak jauh untuk pengambilan gambar (foto/video) oleh wartawan dikarenakan pihaknya harus menjaga protokol kesehatan ketat demi menghindari penularan Covid-19, sehingga undangan pun dibatasi saat pelaksanaan ekspor perdana ikan di PT SIS.

Sedangkan untuk berita disiapkan press realease. Jadi pada prinsipnya kami tidak pernah melarang teman-teman wartawan melakukan peliputan, kami hanya memperketat prokes dan membatasi undangan yang masuk di PT. SIS berjumlah lima puluh orang, sedangkan untuk para wartawan tidak dibatasi, apalagi dilarang,” demikian Ohoiuf.

Terkini,Id.Kota Tual Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Tual, M. Ohoiuf, menyampaikan permohonan maaf atas miskomunikasi dan miskoordinasi peliputan oleh media massa saat kunjungan kerja Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan di PT Samudera Indo Sejahtara (SIS) Desa Ngadi, Kecamatan Dullah Utara, pada Rabu 6 Oktober 2021.

Menko Marves berkunjung ke PT SIS dalam rangka ekspor perdana ikan dari Kota Tual, Propinsi Maluku.

Saya sampaikan permohonan maaf kepada teman- teman wartawan, yang jelas kami tidak pernah larang wartawan laksanakan kegiatan jurnalistik, saat kunjungan Menko Marves di PT SIS,“ kata Ohoiuf kepada wartawan di Hotel Villia Langgur.

Ia mengaku insiden yang terjadi akibat tidak ada komunikasi dan koordinasi intensif, dan hal itu menjadi bahan evaluasi agar ke depan diperbaiki.

Kami bersyukur dan berterimakasi kepada teman teman media massa datang mempublikasikan berbagai hal terkait pembangunan Kota Tual demi kesejahteraan masyarakat. Jadi sekali lagi tidak benar kami melarang wartawan liput kegiatan Menko Marves, katanya tegas.

Ia menuturkan, kebijakan peliputan dari jarak jauh untuk pengambilan gambar (foto/video) oleh wartawan dikarenakan pihaknya harus menjaga protokol kesehatan ketat demi menghindari penularan Covid-19, sehingga undangan pun dibatasi saat pelaksanaan ekspor perdana ikan di PT SIS.

Sedangkan untuk berita disiapkan press realease. Jadi pada prinsipnya kami tidak pernah melarang teman-teman wartawan melakukan peliputan, kami hanya memperketat prokes dan membatasi undangan yang masuk di PT. SIS berjumlah lima puluh orang, sedangkan untuk para wartawan tidak dibatasi, apalagi dilarang,demikian Ohoiuf.

Bagikan